Senin, 4 Mei 2026

Pidato Haru Anwar Hafid di HUT ke-62 Sulteng, Serukan Persatuan dan Perang Melawan Kemiskinan

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan pidato penuh haru dan ajakan persatuan saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di halaman Kantor Gubernur, Senin (13/4/2026) | Foto: Ist

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan pidato penuh haru dan ajakan persatuan saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di halaman Kantor Gubernur, Senin (13/4/2026).

Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bergotong royong membangun daerah dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan Sulawesi Tengah.

“Pada momentum ini, saya sebagai putra daerah mengajak kita semua untuk bersatu dan bekerja bersama demi kemajuan Sulawesi Tengah,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Ia menegaskan, kemajuan daerah harus sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang masih hidup dalam keterbatasan.

Menurutnya, persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan serius, ditandai dengan banyaknya rumah tidak layak huni dan keterbatasan akses pendidikan bagi anak-anak.

“Masih terdapat sekitar 80 ribu rumah tidak layak huni di Sulawesi Tengah. Selain itu, masih banyak anak yang belum memperoleh fasilitas pendidikan yang memadai,” ungkapnya.

Melalui peringatan HUT ke-62 ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan bersama demi masa depan daerah.

Ia menegaskan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan secara kolektif.

“Marilah kita bersatu dan mengutamakan kepentingan bersama demi kemajuan daerah,” tegasnya.

Mantan Bupati Morowali dua periode itu juga mengingatkan pentingnya memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah.

Menurutnya, kesamaan geografis menjadi dasar kuat untuk membangun solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kita semua adalah bagian dari satu keluarga besar Sulawesi Tengah,” katanya.

Lebih lanjut, Anwar Hafid mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga, membangun, dan memajukan daerah sebagai rumah bersama yang harus dirawat dengan penuh tanggung jawab.

Pada bagian akhir pidatonya, ia menyampaikan pesan menyentuh terkait kondisi masyarakat yang masih hidup dalam kemiskinan, terutama di wilayah terpencil.

“Saya minta agar seluruh pihak peduli terhadap saudara-saudara yang masih hidup dalam keterbatasan, termasuk yang tinggal di daerah pegunungan dengan kondisi hunian yang tidak layak,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Anwar Hafid kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam semangat gotong royong guna meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan di Sulawesi Tengah. **/MAZ