Rabu, 13 Mei 2026

Legislator Jinurain Dorong Dishub Uji Trayek Bus Trans Donggala Rute Labuan–Kota Palu

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala, Jinurain Lamakatutu | Foto: ist

Donggala – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala, Jinurain Lamakatutu, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera melakukan uji trayek bus Trans Donggala. Rute yang diusulkan meliputi perjalanan dari Terminal Labuan menuju Mess Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kota Palu.

Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) II tersebut berharap kehadiran transportasi umum ini dapat mengubah pola perjalanan masyarakat, khususnya yang berasal dari wilayah pantai barat Donggala. Ia menginginkan warga beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke moda transportasi publik saat menuju pusat aktivitas.

“Dengan adanya uji trayek Trans Donggala ini diharapkan masyarakat beralih menggunakan kendaraan transportasi publik ke kota Donggala,” ujar Jinurain saat memberikan keterangan, Jumat (8/5/2026).

Trans Donggala merupakan layanan transportasi umum yang disediakan oleh Pemkab Donggala untuk memudahkan mobilitas warga. Dengan beroperasinya rute ini, biaya perjalanan masyarakat dari pantai barat menuju pusat kota diharapkan menjadi jauh lebih ekonomis dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.

“Lebih baik mereka menggunakan transportasi publik, lebih murah, lebih terjangkau,” kata Jinurain menekankan aspek efisiensi biaya bagi masyarakat menengah ke bawah.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan bahwa dirinya telah menemui Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, guna mengusulkan secara langsung rencana uji trayek rute Labuan–Mess Pemkab Donggala tersebut.

Terkait kelanjutan rencana ini, Jinurain memastikan bahwa aspek pendanaan akan menjadi prioritas dalam diskusi legislatif. 

“Nanti soal penganggarannya kita akan bahas di Badan Anggaran (Banggar) bersama Pemkab Donggala,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi bagi kemacetan serta beban biaya transportasi warga, sekaligus memaksimalkan fungsi armada bus yang telah disiapkan pemerintah daerah guna melayani kebutuhan mobilitas masyarakat luas. **/MAZ