Senin, 13 Juli 2026

Guru Harus Fokus Mengajar, Disdikpora Donggala akan Tata Ulang Penempatan Pendidik

Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi | Foto: Ist

Donggala – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala akan menata ulang penempatan tenaga pendidik agar guru dapat lebih fokus menjalankan tugas mengajar. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah cepat dalam upaya memperbaiki kualitas layanan pendidikan di daerah tersebut.

Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, menegaskan bahwa penataan ulang dilakukan melalui redistribusi dan relokasi guru, terutama bagi pendidik yang selama ini bertugas jauh dari domisili keluarganya.

“Kita akan melakukan redistribusi dan relokasi guru-guru pendidik. Ada guru yang bertugas di Banawa, tetapi keluarganya di Pantai Barat, atau sebaliknya. Ini yang akan kita tata ulang,” ujar Ansyar.

Menurutnya, jarak tempat tugas dengan keluarga kerap memengaruhi konsentrasi guru dalam menjalankan proses belajar mengajar di sekolah.

“Guru harus tenang dan fokus mengajar. Bagaimana dia bisa maksimal kalau pikirannya terbagi karena keluarga jauh? Karena itu, kita tempatkan guru sedekat mungkin dengan keluarganya agar kinerjanya lebih optimal,” tegasnya.

Ansyar menambahkan, relokasi dan penataan guru tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui pemetaan kebutuhan sekolah dan pemerataan tenaga pendidik berbasis data.

“Penempatannya kita petakan dulu sesuai kebutuhan riil sekolah. Bukan asal pindah, tapi berbasis data dan kebutuhan lapangan,” jelasnya.

Kebijakan penataan guru ini juga menjadi bagian dari upaya Disdikpora Donggala untuk meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan yang saat ini masih belum tuntas.

“Kalau guru fokus dan distribusinya merata, maka layanan pendidikan akan membaik. Ini salah satu kunci untuk meningkatkan capaian SPM kita,” katanya.

Selain penataan guru, Disdikpora Donggala juga menyiapkan langkah pendukung lain seperti asesmen kepala sekolah, digitalisasi pembelajaran, serta perhatian terhadap kesejahteraan guru yang bertugas di wilayah terpencil.

Ansyar berharap, melalui kebijakan tersebut, kualitas pendidikan di Donggala dapat bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Sulawesi Tengah. MAZ